Pengertian/definisi dan contoh Matriks Matematika

Pengertian dan contoh Matriks Matematika
sobat blogger, kita pasti pernah mengalami yang namanya pelajaran Matriks yaa memang pelajaran ini selalu diulang saat SMA sampai perguruan tinggi pun terus dibahas.
maka oleh karena itu disini saya rangkum sedikit tentang Pengertian dan Contoh Matriks Pada Matematika.
Langsung saja..



BAB I

Matriks dan Operasi – Operasinya
I.1 Pendahuluan
Matriks adalah susunan segi empat siku  siku dari bilangan yang dibatasi dengan tanda kurung. Suatu matriks tersusun atas baris dan kolom, jika matriks tersusun atas m baris dan n kolom maka dikatakan matriks tersebut berukuran ( berordo ) m x n. Penulisan matriks biasanya menggunakan huruf besar A, B, C dan seterusnya, sedangkan penulisan matriks beserta ukurannya (matriks dengan m baris dan n kolom ) adalah Amxn, Bmxn dan seterusnya.
Bentuk umum
Bentuk umum dari Amxn adalah :
Amxn =
aij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.
I.2 Jenis – jenis matriks
Ada beberapa jenis matriks yang perlu diketahui dan sering digunakan pada
pembahasan selanjutnya, yaitu :
a. Matriks Bujur sangkar
Matriks bujur sangkar adalah matriks yang jumlah barisnya sama dengan jumlah
kolomnya. Karena sifatnya yang demikian ini, dalam matriks bujur sangkar dikenal
istilah elemen diagonal yang berjumlah n untuk matriks bujur sangkar yang
berukuran nxn, yaitu : a11, a22, ann.
b. Matriks Diagonal
Matriks diagonal adalah matriks yang elemen bukan diagonalnya bernilai nol.
Dalam hal ini tidak disyaratkan bahwa elemen diagonal harus tak nol.
c. Matriks Nol
Mariks Nol merupakan matriks yang semua elemennya bernilai nol.
d. Matriks Segitiga
Matriks segitiga adalah matriks bujur sangkar yang elemen  elemen dibawah atau
diatas elemen diagonal bernilai nol. Jika yang bernilai nol adalah elemen  elemen
dibawah elemen diagonal maka disebut matriks segitiga atas , sebaliknya disebut
matriks segitiga bawah. Dalam hal ini, juga tidak disyaratkan bahwa elemen
diagonal harus bernilai tak nol.
e. Matriks Identitas
Matriks identitas adalah matriks diagonal yang elemen diagonalnya bernilai 1
I.3 Operasi – operasi matriks
a. Penjumlahan matriks
Operasi penjumlahan dapat dilakukan pada dua buah matriks yang memiliki ukuran
yang sama.
Aturan penjumlahan
Dengan menjumlahkan elemen  elemen yang bersesuaian pada kedua matriks
b. Perkalian matriks dengan matriks
Operasi perkalian matriks dapat dilakukan pada dua buah matriks ( A dan B) jika
jumlah kolom matriks A = jumlah baris matriks B.
Aturan perkalian
Misalkan Amn dan Bnk maka Amn Bnk = Cmk dimana elemen  elemen dari C( cij)
merupakan penjumlahan dari perkalian elemenelemen A baris i dengan elemen
elemen B kolom j
c. Perkalian matriks dengan skalar
Suatu matriks dapat dikalikan suatu skalar k dengan aturan tiap tiap elemen pada A
dikalikan dengan k.
d. Transpose matriks
Transpose matriks A ( dinotasikan A) didefinisikan sebagai matriks yang baris 
barisnya merupakan kolom dari A.
Sifat – sifat dari operasi matriks
– A+B = B+A
– A+ ( B+C ) = ( A+B) + C
– AB ≠ BA
– A ( BC ) = ( AB ) C
– ( A)= A

– ( AB )= BtAt

SEKIAN DAHULU RANGKUMANNYA
TENTANG PENGERTIAN DAN CONTOH MATRIKS MATEMATIKA.
Semoga Bermanfaat…