Materi Kuliah ASI tentang Kebutuhan Analisis

kali ini saya akan memberikan sedikit materi yang saya dapatkan dulu, yaitu tenang ASI( Analisis Sistem Informasi)
Materi ini memberikan ilmu kepada kita cara atau langkah-langkah untuk membuat sebuah sistem informasi. Dalam sebuah kantor atau sebuah perusahaan.
langsung saja yuu di baca:

Dalam melakukan tahap ini akan dicapai 4 tujuan, yaitu :
a. Menjelaskan sistem saat ini secara lengkap.
b. Menggambarkan sistem informasi yang ideal.
c. Membawa sistem informasi yang ideal ke kondisi saat ini dengan memperhatikan kendala sumber daya.
d. Memberi dorongan terhadap keyakinan pemakai kedalam team pengembangan sistem.

Tahap requirement analysis adalah tahap interaksi intensif antara analis sistem dengan komunitas pemakai sistem (end-user), dimana team pengembangan sistem menunjukkan keahliannya untuk mendapatkan tanggapan dan kepercayaan pemakai, sehingga mendapat partisipasi yang baik.
Merupakan pekerjaan sulit untuk mendapatkan kesepakatan (skeptical) pemakai tentang kebutuhan mereka dari sebuah sistem informasi, karena mungkin pemakai mengalami kegagalan sistem informasi sebelumnya.

Keinginan pemakai

Tahap awal dalam requirement system adalah melakukan survey terhadap keinginan pemakai dan menjelaskan sistem informasi yang ideal.
Ideal disini merupakan konsep daripada kenyataan, artinya bahwa tidak ada sistem yang ideal (tidak ada sistem informasi yang sempurna) tetapi bersifat subyektif saja. Kalau hal ini tidak dijelaskan secara mendalam dapat menimbulkan perbedaan pandangan atau akan mengecewakan end-user.

Metode kebutuhan analisis

Perlu pemilihan metode pengumpulan data yang tepat selama melakukan requirement system. Metode tersebut adalah interviews, questionnaires,observation, procedure analysis, dan document survey.
Setiap metode akan dijelaskan secara mendalam sebagai berikut :

Tanya jawab (Interviews)

1. Bagaimana metode itu digunakan.
Pemilihan potential interviewees.
Membuat perjanjian terhadap potential interviewees.
Menyiapkan struktur pertanyaan yang lengkap dan jelas.
• Memilih person yang diinterview secara pribadi dan merekamnya.
2. Target dari metode.
Kunci pribadi dalam proses DFD.
Kadangkala melibatkan orang luar, seperti pelanggan atau vendors.
3. Keuntungan metode.
Pewawancara dapat mengukur respon melalui pertanyaan dan menyesuaikannya sesuai situasi yang terjadi.
Baik untuk permasalahan yang tidak terstruktur, seperti mengapa anda berpikir hal ini dapat terjadi ?.
Menunjukkan kesan interviewer secara pribadi.
Memunculkan respons yang tinggi sejak penyusunan pertemuan.
4. Kerugian metode.
Membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Membutuhkan pelatihan dan pengalaman khusus dari pewawancara.
Sulit membandingkan laporan wawancara karena subyektivitas alamiah.
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
Mendapatkan penjelasan atau pandangan dari personel kunci.
Test kredibilitas dari interviewees.
Mencari interview yang unsureness atau contradictions.
Memantapkan kredibilitas team.

Beberapa faktor penting dalam interview yang baik, yaitu objektives, audience, format, weighting dan combining responses, and docummentation.

Untuk labih lengkap silahkan download disini 
Terimakasih semoga bermanfaat Materi Kuliah ASI tentang Kebutuhan Analisis..
share and kommen. 😀