Kerusakan yang Sering Terjadi yang Menyebabkan Harga Mesin Cuci 2 Tabung Second Menurun

lucu

Mesin cuci 2 tabung atau yang disebut juga dengan mesin cuci semi-automatic mengharuskan Anda untuk memindahkan pakaian dari 1 tabung ke tabung yang lainnya serta harus mengisi air dengan cara manual. Harga mesin cuci 2 tabung lebih mahal dibandingkan dengan mesin cuci 1 tabung namun memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan mesin cuci otomatis yang memungkinkan pencucian dan pengeringan secara otomatis di tabung yang sama.

Akan tetapi karena sudah lama digunakan dan terkadang tidak diperhatikan mengenai perawatannya, membuat mesin cuci dengan 2 tabung tersebut mengalami kerusakan dan akibatnya, harga jual dari mesin cuci second tersebut turun. Terdapat beberapa kerusakan yang sering terjadi. Pertama adalah mati total. Kemungkinan kerusakan ini terjadi karena kabel yang putus yang digigit tikus, namun Anda juga harus memeriksa kabel atau steker listrik AC, timer, kabel dari atau ke timer atau yang dari dan ke dinamo.

Kedua adalah nyetrum. Jika terjadi kerusakan ini sebaiknya cek di bagian seal as bak pengering atau di as gearbox pencuci karena umumnya disebabkan karena tetesan dari seal bocor di atas dynamo sehingga aliran listrik menuju dinamo basah. Selain karena as seal yang bocor juga dapat disebabkan karena panel timer yang ketumpahan air yang disebabkan karena kecerobohan pengguna. Apabila seal bocor, maka Anda harus menggantinya segera karena jika tidak gulungan dinamo akan mudah short. Ketika mengganti, olesi seal an as dengan menggunakan gemuk atau grease secukupnya. Namun, jika sudah diganti tetap menyetrum berarti ada karat di bagian dynamo dan cara mengatasinya adalah dengan memberikan ground atau arde di body dynamo.

Ketiga adalah putaran mesin cuci yang melemah. Jika ada kerusakan tersebut maka Anda harus mengecek vanbelt dan jika longgar Anda dapat melakukan penyetelan dan menggeser jarak dynamo atau jika ingin harga mesin cuci 2 tabung sedikit agak tinggi, maka Anda dapat mengganti vanbelt tersebut dengan tipe yang sama. Hindari untuk menyetel vanbelt terlalu kencang karena akan dapat merusak as dynamo dan gearbox. Jika tidak ada yang sama persis, Anda dapat memilih jenis vanbelt yang memiliki lingkaran dan ketebalan yang sama.

Kekencangan dari vanbelt dapat Anda ukur dengan cara mengeceknya langsung pada mesin cuci. Caranya yaitu dengan menahan kipas penggilas dengan tangan ketika pergantian arah putaran dan jika dinamo tersebut hanya berdengung berarti kekencangan vanbelt sudah pas namun jika dinamo tersebut masih berputar maka vanbelt masih longgar atau slip. Jika semuanya sudah ok, maka cek kapasitas dari kapasitor dinamo pencuci yang normalnya berada pada ukuran 10-16 uf/400 VAC.

Keempat adalah air bak yang berkurang sendiri atau bocor dan air bak yang tidak mau dibuang. Pengecekannya sebelum Anda membetulkannya dan kemudian menjual dengan harga mesin cuci 2 tabung yang tepat yaitu untuk air bak yang bocor maka Anda harus mengeceknya di bagian karet penutup pembuangan yang mungkin terganjal kotoran, atau mungkin sudah kaku dan tidak elastis sehingga robek atau bagian per spiral penekan karet yang patah. Sedangkan untuk air yang tidak mau dibuang, cek dahulu tuas atau tali penarik di tombol drain apakah patah atau putus atau pecah dan apakah saluran pembuangan tersebut ada penyumbatan karena kotoran atau bahkan karena uang logam atau barang kecil seperti peniti.