Harapan Baru! Solusi Covid-19 Mulai Menemukan Titik Terang

Vaksin Bisa Menyebabkan Bayi Autis, Mitos atau Fakta?

Pandemi covid-19 yang menyerang negeri tercinta Indonesia tak terasa sudah mulai menginjak bulan ke-8,  berbagai solusi dari pemerintah sudah dijalankan mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga akhirnya berada di fase new normal, hal ini dilakukan demi menjaga dan membatasi penyebaran virus serta menjaga keseimbangan ekonomi di negeri ini, dalam fase new normal ini pemerintah juga mulai memperketat aturan mengenai adanya kerumunan publik dengan memperketat protokol kesehatan bagi fasilitas publik seperti mall, restoran, swalayan, dan fasilitas publik lainnya.

Pemakaian maskerpun kini sangat diperketat pengawasannya seperti diadakannya aturan denda dan hukuman bagi orang yang tidak mengenakan masker di tempat umum. Jenis maskerpun kini diatur sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) mengenai jenis masker yang mampu menangkal penyebaran virus dan yang tidak disarankan untuk digunakan karena dianggap tidak efektif untuk mencegah penyebaran virus. namun tindakan-tindakan tersebut dirasa masih sangat kurang untuk menangani permasalahan covid-19 ini karena tidak menghentikan penyebaran virus secara efektif,  untuk melakukan tindakan pencegahan dan penghentian seutuhnya hal yang butuhkan adalah vaksin.

Vaksin sendiri merupakan agen antigenik yang mampu meningkatkan kinerja antibodi untuk menghancurkan  virus yang masuk ke dalam tubuh sehingga pertumbuhan virus dalam tubuh bisa dihentikan. Vaksin biasanya mengandung virus yang dilemahkan atau tidak aktif sehingga tidak membahayakan tubuh namun membuat antibodi tubuh mengenali jenis virus karena vaksin membawa materi genetik virus, sehingga ketika ada virus yang asli mulai memasuki dan menginfeksi tubuh antibodi yang sudah mengenalinya akan membunuh dan mencegah virus hidup di dalam tubuh.

Vaksin berbeda dengan obat yang bersifat menyembuhkan dan mengurangi gejala yang dirasakan ketika tubu terinfesi virus, vaksin bertindak sebagai pencegahan virus masuk dan berkembang dalam tubuh.

Hingga saat ini para peneliti dari lembaga-lembaga kesehatan di dunia sedang gencar-gencarnya meneliti untuk menemukan vaksin yang tepat untuk menangani penyebaran virus corona ini. Setidaknya hingga bulan september 2020 sudah ada 8 kandidat vaksin yang sedang memasuki tahap pengujian yang dilakukan di berbagai penjuru dunia.

Pemerintah terutama dari pihak BUMN pun mulai membangun kerjasama dengan perusahaan-perusahaan farmasi yang sedang mengembangkan vaksin corona seperti pfizer dari amerika, oxford university, hingga perusahaan vaksin dari Cina. Di Cina sendiri pemerintah terutama presidennya sangat menekankan untuk segera menemukan dan meningkatkan inovasi terhadap penemuan vaksin demi segera menjaga kestabilan ekonomi dan aktivitas dunia yang terhambat akibat adanya virus yang berasal dari negara itu sendiri, Cina sendiri sudah cukup mantap dengan Vaksin Sinochem nya yang kini sedang dilakukan uji coba di Indonesia. Dapat kita lihat memang hingga kini Cina sudah merangkak kembali menstabilkan perekonomiannya dan sudah mulai menjalani aktivitas yang mendekati normal setelah karantina sebagai tindakan pemerintahnya dalam mencegah penyebaran virus.

Sebenarnya tak hanya Cina yang sudah memasuki tahap pengujian yang cukup matang, ada juga vaksin Antrazeneca yang dikembangkan Oxford University yang sangat disayangkan pengujiannya harus dihentikan sementara karena ditemukan adanya indikasi muncul efek samping yang cukup berat, walau begitu hingga September kini pengujiannya sudah memasuki tahap uji klinis tahap ke III dengan mengujikan vaksin pada manusia sebagai objek uji dengan skala yang lebih banyak. Dengan demikian diharapkan pada akhir tahun ini akan ada produsen yang memproduksi vaksin dengan jumlah yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan vaksin.

Jika sudah tersedia dan mulai di produksi besar besaran. Anda tidak perlu khawatir untuk mendapatkan vaksin sinochem ini. Karena anda bisa mencari tempat vaksin sinochem melalui  aplikasi atau website Halodoc.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© All Right Reserved