Mending Servis atau Ganti HP Baru? Begini Cara Pilihnya

Di jaman sekarang, bisa dibilang HP sudah jadi kebutuhan primer untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama untuk mempermudah komunikasi. Kalo HP mulai ngadat-ngadat apalagi mati total, udah pasti kita bakal kebingungan. Harus gimana, nih? Komunikasi susah, kerjaan terhambat, aktivitas lain yang butuh aplikasi di HP seperti banking juga jadi nggak bisa. Repot, deh. 

Dalam kondisi tersebut, servis atau ganti HP baru adalah dua kemungkinan yang terbesit dalam kepala. Di satu sisi, servis bisa jadi murah atau mahal tergantung kerusakan. Bahkan, nggak jarang harga servis bisa lebih mahal dibanding beli HP baru. Di sisi lain, beli HP baru juga nggak murah. Nggak setiap saat kondisi keuangan kita mumpuni untuk langsung beli sesuatu tanpa pikir panjang. Apalagi yang mahal seperti smartphone.

Nah, untuk membantu kamu menentukan pilihan, mana yang lebih baik antara servis atau ganti HP sekalian, yuk coba empat cara berikut ini. 

Perhatikan detail kerusakan dan biaya memperbaikinya

Jenis kerusakan yang terjadi pada HP tentunya bermacam-macam. Makin canggih sebuah HP, biasanya akan makin banyak juga tipe-tipe kerusakan yang bisa dialami. Contohnya, smartphone flagship dengan layar besar dan teknologi canggih. Jika tergores, pecah, atau retak, biasanya hanya bisa diperbaiki dengan cara diganti ke yang baru dan tentu saja, harga LCD barunya tidaklah murah. 

Supaya bisa memilih servis atau beli HP baru, kamu perlu mengetahui detail kerusakan yang terjadi pada HP-mu. Apakah LCD? Mesin utama? Atau hanya baterai bocor? Jika tahu di mana persisnya kerusakan HP-mu, kamu juga bisa memprediksi besar kecilnya biaya servis HP tersebut. Cara lain, kamu bisa datang lebih dulu ke tempat servis terpercaya untuk dibantu pengecekan oleh teknisi supaya lebih akurat. Sekalian, kamu bisa menanyakan juga kisaran harganya apabila diservis. 

Setelah tahu komponen apa yang rusak dan biaya memperbaikinya, maka kamu bisa membandingkannya dengan harga HP baru. Apakah sama? Atau jauh lebih murah servis? Nah, sisanya kamu yang menentukan. 

Perhitungkan juga umur HP dan update yang didapat dari Android/Apple

Sebagian besar tipe HP biasanya memiliki umur. Umur yang dimaksud di sini adalah jangka waktu HP tersebut masih menerima support, baik dari perusahaan smartphone tersebut maupun dari sistem OS Android/iOS. 

Sebagai contoh: iPhone 6 yang dirilis pada tahun 2015, di tahun 2021 ini sudah tidak menerima update iOS lagi dari Apple. iOS terakhir yang diberikan updatenya untuk iPhone 6 adalah iOS 12. Sementara iOS terbaru saat ini adalah iOS 14. 

Ini artinya, pengguna iPhone 6 harus siap-siap untuk kemungkinan mengganti HP baru sebab lama kelamaan iPhone 6-nya tidak akan lagi berfungsi maksimal. Mulai dari performa yang semakin lambat hingga tidak bisa lagi mengunduh berbagai aplikasi yang membutuhkan support iOS 14. 

Jika sudah lebih dari 5 tahun menggunakan HP tersebut, kamu bisa mempertimbangkan untuk ganti HP baru daripada servis. 

Apakah HP masih sesuai dengan kebutuhan saat ini?

Selain umur dan support, pemilihan servis atau ganti HP baru juga bisa dipertimbangkan lewat kebutuhanmu saat ini. Jika aktivitasmu sangat bergantung dengan HP dan berbagai aplikasi di dalamnya, maka kamu butuh HP dengan spesifikasi yang mumpuni. Mulai dari prosesor, memori, baterai, dan lain sebagainya. 

Makin tinggi spesifikasi HP, biasanya akan makin mahal juga harganya. Kalau HP-mu yang rusak atau ngadat sudah tidak lagi bisa memenuhi kebutuhanmu, mungkin saatnya HP tersebut untuk pensiun dan digantikan dengan yang baru. 

Apakah ada tawaran kredit atau promo beli HP baru yang menguntungkan?

Karena harganya yang mahal dan jenisnya yang beragam, promo HP bukanlah sesuatu yang sulit untuk ditemukan. Berbagai brand dan distributor HP berlomba-lomba memberikan promo terbaik untuk menarik perhatian konsumen. 

Mulai dari paket bundling, promo kartu kredit, cicilan 0%, sampai promo dari aplikasi kredit HP tanpa DP seperti Kredivo. Di mana Kredivo menawarkan layanan kredit online tanpa DP dan tanpa kartu kredit untuk HP dan berbagai jenis barang lainnya hanya dengan minimal pembelanjaan sebesar Rp 500 ribu. 

Buat kamu yang pengen kredit HP baru tapi nggak punya kartu kredit, penawaran menarik dari Kredivo bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan tingkat suku bunga hanya 2,6% untuk cicilan, kredit HP pakai Kredivo bisa semakin ringan karena nggak ada DP. Ditambah, kamu bisa pilih tenor mulai 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan. 

Jika menjadi pengguna Kredivo, kamu bisa kredit HP dan bertransaksi di 1000+ merchant mitra Kredivo. Ada Tokopedia, Erafone, Bukalapak, Bhinneka, Blibli, Lazada, Xiaomi Store, Samsung Store, dan masih banyak lagi. 

Tertarik coba? Kamu bisa download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store sekarang!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© All Right Reserved