Lifestyle

“Armand Maulana: Terjaga Tapi Tergenggam, Kisah Sebelah Mata”

3
×

“Armand Maulana: Terjaga Tapi Tergenggam, Kisah Sebelah Mata”

Share this article


Armand Maulana: “Terjaga Tapi Tergenggam, Kisah Sebelah Mata”

“Terjaga Tapi Tergenggam” adalah salah satu kisah lirik lagu yang paling menggetarkan hati dari penyanyi dan penulis lagu Indonesia, Armand Maulana. Menggunakan paduan kata-kata unik dan imajinasi visual yang kuat, Maulana telah merangkai kisah cinta sebelah mata yang menyedihkan dalam lagu ini.

Lirik Asli Lagu

Lewat bait-bait lirikal, penonton dapat menangkap nuansa emosi dan perasaan dalam “Terjaga Tapi Tergenggam”. Berikut adalah lirik asli lagunya:

   Ku terjaga dalam sunyi
   Ku tergenggam dalam sepi
   Namun tak satu tetes pun air mata datang
   Dalam diam ku selami
   Aku tenggelam bagai samudera hampa
   Hanya bisikan angin malam yang mampu meneduhku.

Interpretasi Lirik Lagu

Kata-kata sederhana namun mendalam seperti “tergenggam dalam sepi” dan “tenggelam bagai samudera hampa” mencerminkan keinginan manusia untuk terhubung dan merasakan sebuah ikatan. Tema keterhubungan ini sering muncul di seluruh karier musikal Maulana, membuatnya menjadi salah satu penulis lagu paling emotif di Indonesia.

Kesedihan dan Ketidakpastian

Sentimen kesunyian dan ketidakpastian yang Maulana gambarkan dalam liriknya menggambarkan kegalauan emosional dari sebuah cinta tidak terbalas. Perasaan ini dipertajam oleh kata-kata seperti “sunyi” dan “sepi”, yang membangkitkan gambaran tentang isolasi dan kekosongan.

Harapan dan Keputusasaan

Baik harapan maupun keputusasaan juga menjadi tema utama dalam lirik lagu ini. “Tak satu tetes pun air mata datang,” menunjukkan usaha untuk menahan perasaan sedih, sementara “bisikan angin malam yang mampu meneduhku” mencerminkan harapan ringkih untuk kenyamanan dan kedamaian.

Dalam Kerumunan, Satu Kisah Sebelah Mata

“Terjaga Tapi Tergenggam” membawa kita melalui perjalanan emosional seorang individu yang jatuh cinta sebelah mata. Ini adalah sebuah pengakuan pribadi dari seseorang yang tenggelam dalam kerumitan emosi namun tetap tegar. Ini bukan hanya sebuah lagu, tetapi juga sebuah cerita lengkap tentang penderitaan hati manusia.

Kesimpulannya, Armand Maulana dengan mahir menggunakan perkataan dan fraseologi yang indah untuk mengekspresikan kompleksitas emosi manusia. Lagunya, “Terjaga Tapi Tergenggam”, adalah contoh sempurna dari kepiawaiannya dalam menangkap esensi manusia dan perjuangan batin mereka.