Lifestyle

“10 Lagu Terbaik dari Linkin Park yang Wajib Didengarkan”

3
×

“10 Lagu Terbaik dari Linkin Park yang Wajib Didengarkan”

Share this article

Ketika berbicara tentang band rock alternatif yang telah meninggalkan jejak abadi dalam sejarah musik modern, nama Linkin Park tak terelakkan muncul. Suara Chester Bennington yang menggelegar dan lirik-lirik yang menyadarkan dari band legendaris ini telah menciptakan himpunan lagu yang tak terlupakan. Berikut adalah sepuluh lagu Linkin Park terbaik yang wajib didengarkan.

1. ‘In The End’

Sebagai salah satu lagu paling populer Linkin Park, “In The End” merupakan gabungan sempurna antara rap Mike Shinoda dengan vokal Chester Bennington. Liriknya melukiskan ketidakpuasan dan kekalahan hati: “I tried so hard and got so far, but in the end, it doesn’t even matter.”

2. ‘Numb’

Dengan liriknya yang mengekspresikan perasaan terjebak dan tidak dapat merasakan apapun lagi, “Numb” menjadi lagu simbolis Linkin Park yang membantu banyak pendengarnya melewati masa-masa sulit dalam hidup mereka: “I’ve become so numb, I can’t feel you there.”

3. ‘Crawling’

“Crawling” menjelma sebagai himne bagi mereka yang berjuang melawan rasa sakit internal: “Crawling in my skin, these wounds they will not heal.”

4. ‘One Step Closer’

Lagu ini mengekspresikan frustrasi yang intens melalui liriknya: “Everything you say to me takes me one step closer to the edge.”

5. ‘Breaking The Habit’

“Breaking The Habit” menunjukkan tekad seseorang untuk merubah diri demi kebaikan: “I don’t know how I got this way, I’ll never be alright. So, I’m breaking the habit.”

6. ‘Faint’

‘Faint’ adalah lagu dengan tempo cepat yang berisi tentang perasaan diabaikan dan berakhir dengan kerinduan untuk dihargai: “I can’t feel the way I did before, don’t turn your back on me.”

7. ‘Shadow of The Day’

Dengan melodi dan lirik yang sangat emosional, “Shadow of The Day” berbicara tentang menghadapi kenyataan pahit dan melepaskan segala sesuatu yang telah berlalu: “The sun will set for you, and the shadow of the day will embrace the world in grey.”

8. ‘Bleed It Out’

Lagu ini adalah perpaduan sempurna antara unsur rock dan rap yang menjadikannya sebagai singel Linkin Park yang unik: “I bleed it out, digging deeper just to throw it away.”

9. ‘What I’ve Done’

Adegan pembuka dramatis “What I’ve Done” membawa pendengar langsung ke dalam lirik penyesalan dan penebusan: “What I’ve done, I’ll face myself, to cross out what I’ve become.”

10. ‘Castle of Glass’

Lagu ini merupakan representasi dari eksistensi manusia yang rapuh dan perjuangan untuk menjaga diri dalam kondisi terbaik: “Cause I’m only a crack in this castle of glass.”

Tujuh album studio, dua Grammy Awards dan ratusan ribu penggemar di seluruh dunia – Linkin Park telah membuktikan bahwa mereka adalah salah satu band rock paling berpengaruh pada abad ini. Meskipun kepergian tragis Chester Bennington pada tahun 2017 mungkin telah mengubah perjalanan band, musik mereka akan tetap hidup dalam hati penggemar sejati.