Internasional

Profil dan Biodata Alice Cooper

1
×

Profil dan Biodata Alice Cooper

Share this article

Alice Cooper, nama yang menggetarkan panggung rock dunia, bukan sekadar musisi. Ia adalah sebuah fenomena. Lebih dari sekadar shock rock, persona Alice Cooper menyimpan sejarah panjang, evolusi artistik, dan kehidupan pribadi yang menarik untuk ditelisik. Mari kita menyelami profil lengkap sang maestro, mengupas lapisan-lapisan identitasnya yang kompleks.

ADS

Biodata Ringkas:

Lahir dengan nama Vincent Damon Furnier pada 4 Februari 1948 di Detroit, Michigan, Alice Cooper kini berusia 76 tahun. Zodiaknya Aquarius, mencerminkan karakteristik individualitas dan keinginan untuk tampil beda. Warna rambut aslinya cokelat, namun identik dengan rambut hitam legam yang menyertai alter ego panggungnya. Kewarganegaraannya Amerika Serikat. Profesi utamanya, tentu saja, adalah musisi, namun ia juga dikenal sebagai aktor dan presenter radio.

Agama dan Spiritualitas:

Masa kecil Alice Cooper dihabiskan dalam lingkungan Kristen yang taat. Ayahnya adalah seorang pendeta. Namun, perjalanan spiritualnya tidak berhenti di situ. Setelah bertahun-tahun berkutat dengan alkohol dan gaya hidup hedonistik, Cooper kembali menemukan imannya. Ia kini seorang Kristen yang vokal, seringkali berbicara tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupannya. Transformasi ini menunjukkan bahwa bahkan ikon shock rock pun dapat menemukan kedamaian dalam keyakinan.

Akun Media Sosial:

Di era digital ini, Alice Cooper pun tak ketinggalan. Ia aktif di berbagai platform media sosial, termasuk Twitter (@alicecooper), Instagram (@alicecooper), dan Facebook (Alice Cooper). Melalui akun-akun ini, ia berbagi tentang tur konser, proyek-proyek musik terbaru, dan sekilas kehidupan pribadinya. Interaksi langsung dengan penggemar membuktikan bahwa ia tetap relevan dan dekat dengan publik.

Kehidupan Pribadi dan Keluarga:

Alice Cooper menikah dengan Sheryl Goddard sejak tahun 1976. Pernikahan yang langgeng di dunia hiburan ini telah menghasilkan tiga orang anak: Calico Cooper, Dashiell Cooper, dan Sonora Cooper. Sheryl Goddard, seorang penari dan koreografer, juga berperan penting dalam pertunjukan panggung Alice Cooper selama bertahun-tahun. Keluarga Cooper dikenal harmonis dan saling mendukung. Calico Cooper bahkan mengikuti jejak ayahnya di dunia hiburan, berkarier sebagai aktris dan penari.

Fakta Menarik yang Mungkin Belum Anda Tahu:

Di balik citra menyeramkan, Alice Cooper adalah seorang pemain golf yang handal. Ia bahkan bermain dengan pegolf profesional dan memiliki handicap yang mengesankan. Kecintaannya pada golf merupakan kontras yang menarik dengan persona panggungnya yang ghoulish. Selain itu, ia juga seorang kolektor seni, terutama lukisan surealis karya Salvador Dali. Ini menunjukkan apresiasi yang mendalam terhadap seni dan kreativitas di luar ranah musik.

Prestasi dan Pencapaian Gemilang:

Alice Cooper telah merilis puluhan album studio sepanjang karirnya, beberapa di antaranya mencapai status platinum. Lagu-lagu hitsnya, seperti “School’s Out,” “Poison,” dan “No More Mr. Nice Guy,” telah menjadi lagu kebangsaan bagi generasi rock. Ia juga telah memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Lifetime Achievement Award dari Kerrang! Awards. Puncaknya adalah masuknya Alice Cooper ke Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2011, sebuah pengakuan atas kontribusinya yang tak ternilai bagi dunia musik.

Kontroversi yang Tak Terhindarkan:

Sebagai ikon shock rock, Alice Cooper tidak pernah luput dari kontroversi. Pertunjukan panggungnya yang melibatkan darah palsu, guillotine, dan ular seringkali memicu protes dan kecaman. Namun, ia selalu menegaskan bahwa pertunjukannya adalah murni hiburan dan tidak dimaksudkan untuk mempromosikan kekerasan. Kontroversi justru menjadi bagian dari citra dan daya tariknya sebagai seorang seniman.

Kegiatan Sekarang dan Proyek Masa Depan:

Di usia yang tidak lagi muda, Alice Cooper tetap aktif berkarya. Ia terus melakukan tur konser di seluruh dunia, menghibur penggemar dengan pertunjukan panggung yang spektakuler. Ia juga terlibat dalam berbagai proyek musik, termasuk merilis album baru dan berkolaborasi dengan musisi lain. Semangatnya untuk menciptakan sesuatu yang baru tak pernah padam. Ke depan, kita dapat mengharapkan lebih banyak inovasi dan kejutan dari sang legenda.

Kesimpulan: Sebuah Warisan yang Abadi

Alice Cooper adalah lebih dari sekadar nama panggung. Ia adalah sebuah fenomena budaya, sebuah ikon yang telah menginspirasi dan menghibur jutaan orang di seluruh dunia. Perjalanan hidupnya yang penuh warna, dari masa kecil religius hingga puncak popularitas sebagai shock rock, adalah sebuah testament untuk ketahanan, kreativitas, dan kemampuan untuk terus berevolusi. Warisannya akan terus hidup, menginspirasi generasi musisi dan seniman yang akan datang. Ia membuktikan bahwa musik rock bisa menjadi kanvas untuk mengekspresikan ide-ide berani dan menghibur dengan cara yang tak terlupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *